Argulus dapat melukai kulit dan memicu infeksi sekunder. Kutu betina juga meletakkan telur pada permukaan keras di lingkungan kolam. Karena itu, mencabut kutu yang terlihat saja belum tentu menyelesaikan masalah; penanganan perlu memperhitungkan parasit yang masih berada di ikan dan lingkungan kolam.
Dimilin sebagai opsi penanganan
Dimilin dengan bahan aktif diflubenzuron bekerja dengan mengganggu proses pergantian kulit parasit. Bahan ini telah digunakan untuk mengendalikan Argulus, tetapi pemilihan produk dan lama penanganan perlu mempertimbangkan siklus hidup parasit, kondisi koi, serta petunjuk pada label.
Cara penanganan dan dosis rujukan
- Periksa koi dengan teliti dan amati ikan lain di kolam. Gejala seperti menggesekkan badan saja belum memastikan Argulus.
- Hitung volume air aktual sebelum menyiapkan obat. Telur Argulus dapat berada pada permukaan keras di lingkungan kolam, jadi penanganan tidak cukup hanya mencabut kutu yang terlihat.
- Rujukan dosis: E-Book Dokter Koi (2020, hlm. 84) mencantumkan 1 gram Dimilin per 1 ton (1.000 liter) air, dengan masa perawatan 7 hari. Untuk acuan ini, pilih Obat bubuk pada Kalkulator Dosis Treatment dan masukkan 1 mg/L. Hasilnya setara 1 gram untuk 1.000 liter air.
- Gunakan dosis dan lama penanganan tersebut hanya jika sesuai dengan formulasi serta petunjuk label produk yang Paman gunakan. Pantau perilaku koi dan kondisi air selama treatment.
Dosis tidak bisa ditentukan hanya dari nama “Dimilin”. Formulasi dan konsentrasi produk dapat berbeda. Jika dosis atau penggunaan untuk ikan/kolam tidak tercantum jelas pada label, jangan menebak atau memakai acuan di atas; minta arahan ahli kesehatan ikan.