Semua bermula dari pakan
Protein dalam pakan dipakai koi untuk pertumbuhan dan fungsi tubuh. Bagian yang tidak dimanfaatkan akan dikeluarkan terutama melalui insang dan kotoran. Sisa pakan serta material organik lain juga membusuk. Proses ini menambah amonia ke dalam air.
Semakin besar biomassa dan jumlah pakan, semakin besar beban yang harus diproses biofilter.
1. Amonia: limbah awal
Amonia hadir dalam keseimbangan antara bentuk NH₃ dan NH₄⁺. Bentuk NH₃ jauh lebih berbahaya dan proporsinya meningkat ketika pH serta suhu naik. Karena itu, hasil total amonia tidak boleh dibaca tanpa melihat pH dan suhu.
Jika terdeteksi, periksa pemberian pakan, ikan mati atau material membusuk, aliran filter, aerasi, dan kematangan media biologis.
2. Nitrit: hasil tahap pertama
Bakteri nitrifikasi mengoksidasi amonia menjadi nitrit. Kadar nitrit yang terdeteksi menunjukkan proses biologis belum menyelesaikan seluruh beban. Nitrit dapat mengganggu kemampuan darah ikan dalam membawa oksigen.
3. Nitrat: produk akhir nitrifikasi
Bakteri berikutnya mengubah nitrit menjadi nitrat. Nitrat relatif kurang toksik dibanding dua tahap sebelumnya, tetapi dapat terus menumpuk. Penggantian air bertahap, pembuangan kotoran, dan pengelolaan jumlah pakan membantu mengontrolnya.
Cara membaca kombinasi hasil
- Amonia naik, nitrit rendah: beban baru meningkat atau tahap awal biofilter belum mampu mengejar.
- Amonia rendah, nitrit naik: tahap pertama bekerja tetapi konversi nitrit tertinggal.
- Amonia dan nitrit rendah, nitrat meningkat: nitrifikasi berjalan, tetapi produk akhirnya menumpuk.
- Ketiganya rendah: kondisi terlihat baik pada saat tes, tetapi tetap periksa pH, KH, suhu, dan oksigen.
Mulai dari volume yang benar
Gunakan kalkulator untuk mengetahui volume kolam dan kapasitas sirkulasi dasarnya.
Buka kalkulator volume